"Listening to a song and realize that the story is just the same as mine :)"
There must be some things I can't ever do
like forgetting you
I gave you too much of my heart, so much that
it's almost pathetic
If I could turn back time
I would do anything
Why didn't I think of something like this sooner (why not)
These are all useless regrets
because everything is over now
Can I ever forget you
Can I get through this alone
Am I strong enough to endure this
and not put my fallen tears to waste
Can I try to smile
It will take as long as the time that's already passed
but I
Why didn't you erase every trace of you
So that it would be like nothing ever happened
I'm breathing, but I feel like I'm slowly dying (I think I am)
These are all useless regrets
because everything is over now
Can I ever forget you
Can I get through this alone
Am I strong enough to endure this
and not put my fallen tears to waste
Can I try to smile
It will take as long as the time that's already passed
The memories are still piercing through me
with sympathetic eyes
My body is still thrashing in agony
Maybe I can't do it
I can't let you go
I wonder if your mind is the same as mine
I wonder if you're hurting alone
I must still be worrying about you
I wonder if I've been erased from your mind
Erased forever
Should I just go and be erased forever?
Honestly, I think that's what I'm afraid of more than saying goodbye
note : A song by Infinite titled fixed star
melody
Minggu, 25 Maret 2012
Diposting oleh
While You Are Away..
di
01.15
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
miscellaneous
Pictures explain more than words
Senin, 19 Maret 2012
Diposting oleh
While You Are Away..
di
03.04
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
miscellaneous
wondering..
well, gak ada yang tau dalamnya hati seseorang
gak ada yang tau isi dari hati seseorang
ada yang baiiik banget sama kita, ternyata di belakangnya *sensor*
ada yang jahat sama kita, tapi sebenarnya dia jauh lebih baik dari orang terdekat kita
yang namanya manusia, pasti yang pertama kali dilihat appearance , baru setelah itu inner beauty, (atau mungkin malah hanya appearance saja?)
semakin kita punya banyak teman, semakin kita harus pintar memilih. which one is my truly friend?
terutama teman yang nggak akan menjelek jelekkan kita di depan orang lain, gak peduli betapa terpuruknya kita
teman yang nggak akan meninggalkan kita, saat kita kehilangan apa yang kita punya
orang pintar, pasti punya banyak teman. Apa saat dia kehilangan kepintarannya, saat itu jugalah semua teman-temannya akan meninggalkannya?
orang kaya, orang cantik, saat apa yang mereka punya hilang, lantas apakah mereka langsung menjadi seorang diri?
Pengen rasanya punya kekuatan untuk tau siapa yang benar-benar menyayangiku apa adanya :) Honestly, I quite have many friends. tapi apa semua dari mereka tulus?
apa mereka bakal tetap di sampingku jika aku kehilangan semuanya?
aku berharap punya kekuatan yang bisa membaca isi hati seseorang. Bukan untuk dibenci, tapi agar aku tau, siapa saja yang benar-benar pantas untuk aku sayangi....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
tapi
apa mungkin seperti ini jauh lebih baik?
gak ada yang tau isi dari hati seseorang
ada yang baiiik banget sama kita, ternyata di belakangnya *sensor*
ada yang jahat sama kita, tapi sebenarnya dia jauh lebih baik dari orang terdekat kita
yang namanya manusia, pasti yang pertama kali dilihat appearance , baru setelah itu inner beauty, (atau mungkin malah hanya appearance saja?)
semakin kita punya banyak teman, semakin kita harus pintar memilih. which one is my truly friend?
terutama teman yang nggak akan menjelek jelekkan kita di depan orang lain, gak peduli betapa terpuruknya kita
teman yang nggak akan meninggalkan kita, saat kita kehilangan apa yang kita punya
orang pintar, pasti punya banyak teman. Apa saat dia kehilangan kepintarannya, saat itu jugalah semua teman-temannya akan meninggalkannya?
orang kaya, orang cantik, saat apa yang mereka punya hilang, lantas apakah mereka langsung menjadi seorang diri?
Pengen rasanya punya kekuatan untuk tau siapa yang benar-benar menyayangiku apa adanya :) Honestly, I quite have many friends. tapi apa semua dari mereka tulus?
apa mereka bakal tetap di sampingku jika aku kehilangan semuanya?
aku berharap punya kekuatan yang bisa membaca isi hati seseorang. Bukan untuk dibenci, tapi agar aku tau, siapa saja yang benar-benar pantas untuk aku sayangi....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
tapi
apa mungkin seperti ini jauh lebih baik?
Diposting oleh
While You Are Away..
di
02.39
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
hopes
Imthingkingofyouagain..
Sabtu, 10 Maret 2012
I miss you, you know
Dulu kamu yang selalu membuatku nyaman kalau ada masalah
Kamu selalu tahu kapan aku butuh nasihat, atau cuma sekedar ingin didengarkan
Kamu dewasa, bukan sok dewasa
Kamu tau aku tidak selalu suka untuk diajari, dan kamu selalu menemukan cara agar aku mengerti tanpa merasa "dicekcoki"
Kamu membuatku mengerti tidak ada manusia yang sempurna, termasuk orang yang kamu cintai
Dan, kamu benar
Dengan segala ketidaksempurnaanmu, dan ketidaksempurnaanku, we fit each other :)
Kamu mengajariku bahwa usaha, adalah kunci kesuksesan
Aku inget usahamu dulu waktu kelas 3, dan benar, kamu mendapatkan impianmu :')
Kamu mengajariku bahwa cinta, gak hanya tentang kebahagian saja, atau pun luka saja.
But both of them
Masih banyak yang telah kamu kasih ke aku selain cinta
Aku baru sadar saat kehilanganmu, kalau aku gak pernah benar-benar mengatakan terima kasih untuk itu
Dan aku nggak mungkin bilang secara langsung sekarang, it would be weird
Karena itu, aku mau bilang makasih buat semuanya, I mean all of them
Semoga kamu selalu mendapatkan yang terbaik untuk hidupmu
Sincerely,
Dulu kamu yang selalu membuatku nyaman kalau ada masalah
Kamu selalu tahu kapan aku butuh nasihat, atau cuma sekedar ingin didengarkan
Kamu dewasa, bukan sok dewasa
Kamu tau aku tidak selalu suka untuk diajari, dan kamu selalu menemukan cara agar aku mengerti tanpa merasa "dicekcoki"
Kamu membuatku mengerti tidak ada manusia yang sempurna, termasuk orang yang kamu cintai
Dan, kamu benar
Dengan segala ketidaksempurnaanmu, dan ketidaksempurnaanku, we fit each other :)
Kamu mengajariku bahwa usaha, adalah kunci kesuksesan
Aku inget usahamu dulu waktu kelas 3, dan benar, kamu mendapatkan impianmu :')
Kamu mengajariku bahwa cinta, gak hanya tentang kebahagian saja, atau pun luka saja.
But both of them
Masih banyak yang telah kamu kasih ke aku selain cinta
Aku baru sadar saat kehilanganmu, kalau aku gak pernah benar-benar mengatakan terima kasih untuk itu
Dan aku nggak mungkin bilang secara langsung sekarang, it would be weird
Karena itu, aku mau bilang makasih buat semuanya, I mean all of them
Semoga kamu selalu mendapatkan yang terbaik untuk hidupmu
Sincerely,
Diposting oleh
While You Are Away..
di
09.42
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
unspoken
indeed life
Even in busy days, I can't even concentrate.
Selalu aja ada masalah, gak yang inilah, itulah
Dulu ada temenku yang bilang gini, "Mati kayaknya ya baru semua masalah bisa selesai"
ngawurr, iya kalo amalnya banyak, kalo enggak? *merinding
intinya, hidup ini selalu penuh dengan masalah,
Jujur, aku bukanlah orang yang terlalu memikirkan masalah, I'm not a trouble maker either, tapi gaktau kenapa, akhir-akhir ini, masalah mesti adaaa aja. sabar ya feer, sabar :')
Karena suatu masalah jugalah aku sampai ketakutan.
Aku hampir kehilangan seorang sahabat
dan kalau bukan karena rasa sayangku ke dia, and how I treasure our friendship, mungkin aku akan benar-benar kehilangan dia
Aku tau setiap orang berbuat kesalahan, dan itu gak lantas membuatnya menjadi orang jahat
Aku tau memaafjan adalah salah satu cara termudah untuk menyembuhkan jiwa
Aku tau itu gak sepenuhnya salahnya
Tapi..
Rasa kecewa ini..
Betatapun aku berusaha untuk memaafkannya, berusaha untuk tetap biasa, semakin aku nggak bisa, I tried really hard 'till it drives me crazy. I can't help but mad at myself
"Hey, just forget it!" -I wish
Tapi aku gak mau kita musuhan, karena itu aku berusaha untuk bersikap biasa setiap ketemu dia. Poker face maybe?
Tapi itu malah membuatku merasa bermuka dua, munafik. Munafik sama sahabat sendiri, itu nggak enak kawan.
Aku nggak tau dia nyadar atau enggak kalo aku belum sepenuhnya bisa maafin dia. Mungkin aja dia juga sebenarnya berusaha untuk bersikap biasa, tapi di dalam hatinya tersiksa kayak aku. Who knows?
The truth is, aku sama sekali gak masalah dengan keputusannya, lagipula ini hidupnmu. Tapi tolong, jangan sembunyikan itu dariku. Aku tau kamu sungkan, takut, atau apalah itu. Tapi bukannya jujur adalah yang terbaik? Dan harusnya kamu tau, kamu orang yang paling tahu kalau aku gak akan masalah dengan hal itu.
Maaf kalau sampai sekarang, aku belum bisa bersikap kayak dulu. But I promise I will :)
I always love you my best friend, no matter what happen
:)
Selalu aja ada masalah, gak yang inilah, itulah
Dulu ada temenku yang bilang gini, "Mati kayaknya ya baru semua masalah bisa selesai"
ngawurr, iya kalo amalnya banyak, kalo enggak? *merinding
intinya, hidup ini selalu penuh dengan masalah,
Jujur, aku bukanlah orang yang terlalu memikirkan masalah, I'm not a trouble maker either, tapi gaktau kenapa, akhir-akhir ini, masalah mesti adaaa aja. sabar ya feer, sabar :')
Karena suatu masalah jugalah aku sampai ketakutan.
Aku hampir kehilangan seorang sahabat
dan kalau bukan karena rasa sayangku ke dia, and how I treasure our friendship, mungkin aku akan benar-benar kehilangan dia
Aku tau setiap orang berbuat kesalahan, dan itu gak lantas membuatnya menjadi orang jahat
Aku tau memaafjan adalah salah satu cara termudah untuk menyembuhkan jiwa
Aku tau itu gak sepenuhnya salahnya
Tapi..
Rasa kecewa ini..
Betatapun aku berusaha untuk memaafkannya, berusaha untuk tetap biasa, semakin aku nggak bisa, I tried really hard 'till it drives me crazy. I can't help but mad at myself
"Hey, just forget it!" -I wish
Tapi aku gak mau kita musuhan, karena itu aku berusaha untuk bersikap biasa setiap ketemu dia. Poker face maybe?
Tapi itu malah membuatku merasa bermuka dua, munafik. Munafik sama sahabat sendiri, itu nggak enak kawan.
Aku nggak tau dia nyadar atau enggak kalo aku belum sepenuhnya bisa maafin dia. Mungkin aja dia juga sebenarnya berusaha untuk bersikap biasa, tapi di dalam hatinya tersiksa kayak aku. Who knows?
The truth is, aku sama sekali gak masalah dengan keputusannya, lagipula ini hidupnmu. Tapi tolong, jangan sembunyikan itu dariku. Aku tau kamu sungkan, takut, atau apalah itu. Tapi bukannya jujur adalah yang terbaik? Dan harusnya kamu tau, kamu orang yang paling tahu kalau aku gak akan masalah dengan hal itu.
Maaf kalau sampai sekarang, aku belum bisa bersikap kayak dulu. But I promise I will :)
I always love you my best friend, no matter what happen
:)
Diposting oleh
While You Are Away..
di
09.28
2
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
unspoken
Langganan:
Komentar (Atom)

